USER LOGIN
BENEFITS
  1. Ongkos kirim untuk wilayah Bandung : Rp. 6.000 ,- (flat delivery). Kecuali Cimahi dan Lembang
  2. Untuk ongkos kirim diluar wilayah Bandung akan disesuaikan dengan tarif yang berlaku
  3. Jaminan uang kembali
SERVICES
  1. Jika Produk tidak tersedia, silahkan pesan melalui email ke webadmin@visi-
    bookstore.com
  2. Pesanan via telp / sms hubungi : 081321007070, Pin Blackberry: 2228A50A
TESTIMONIAL
  • Carlo Saba - Vocalist Kahitna

    "Konsep Tokonya asyik dan Produknya lengkap. Semoga Visi bisa tetap memberkati banyak orang!"
  • Jani Hutagalung (Penyanyi Rohani,Bank Lippo Cab. Melawai)

    "Puji Tuhan, .... Suasana yg hangat dan ramah tersirat dari setiap pelayanan Toko Buku Rohani ini, Tuhan Yesus Memberkati"
  • Mawar Simorangkir (Penyanyi Rohani)

    "Cukup baik & penataan tokonya bagus,SUKSES!"
  • TOKO BUKU KRISTEN

    www.visi-bookstore.com
Love & Respect For A Lifetime
zondervan
VISI Bookstore & Giftshop
ARTICLES
Author : Johanes "Joe-Nazareth" Octavianus
Email : johanes@rad.net.id
Penyiar & Account Executive Radio Maestro, Bandung. http://bluejoe.blogs.friendster.com/thevision/

2/15/2006

Do We Care?

tukang_sampah.jpgSetiap hari, ada pemandangan yang selalu membuat hati gw pedih. Gw melihat bagaimana tukang sampah selalu mencoba untuk tidak menghiraukan bau yang menyengat dari setiap tempat sampah yang ia kerjakan. Mereka ngga pedulikan lalat-lalat yang mengerubungi sampah dan juga mereka ngga peduli dengan penyakit akibat kotoran dari tumpukan sampah itu. Mereka lakukan itu semua untuk dapat bertahan hidup.

Setiap hari, gw melihat orang yang sudah lanjut usianya, tapi mereka harus berjualan kerupuk atau mungkin bawang merah. Sering gw perhatiin mereka ngga pake alas kaki sama sekali. Dan tanpa peduli dengan umurnya yang lanjut, dengan pakaian seadanya, mereka terus berkeliling untuk menawarkan dagangan mereka, walaupun mungkin keuntungan yang didapat ngga seberapa. Atau mungkin para tukang becak, yang tanpa memperdulikan terik matahari yang menyengat, mereka seperti tanpa peduli mengayuh becak mereka Dan mereka setia untuk ngelakuin itu, untuk bertahan hidup.

rumah_sampah.jpgAda seorang bapak tua yang setiap malam selalu berjualan sekoteng. Setiap malam melewati tanjakan yang cukup terjal & berusaha untuk mengelilingi komplek perumahan dengan harapan, ada yang bakal membeli dagangannya. Dan setiap gw ngeliat bapak ini, gw berusaha untuk membeli dagangannya, walaupun hanya sekedar membantu atau meringankan bebannya.

Setiap hari, hati gw sperti teriris, gw sedih melihat mereka.Gw ngga tega melihat penderitaan mereka, yang sebenernya mereka lakuin cuma mencoba untuk bertahan hidup. Dan di saat yang sama gw selalu berpikir, apa yang bisa gw lakuin untuk meringankan beban mereka? Kenapa hal ini bisa terjadi dalam kehidupan mereka?

dugem.jpgDi sisi lain, banyak orang yang ngga peduli dengan keadaan ini. Banyak orang yang menghabiskan uangnya di tempat-tempat yang hanya memberikan kesenangan sementara. Dengan alasan melepas stress, orang-orang berlomba ke tempat dugem atau karaoke atau bahkan ke tempat pelacuran.

Ada banyak orang yang rela menghabiskan uang agar kelihatan lebih menarik dengan shopping & membelanjakan barang-barang yang belum tentu mereka butuhkan, dengan alasan supaya ngga ketinggalan mode. Kalaupun mereka melihat orang-orang yang sedang bertahan hidup ini, mereka merasa jijik. Sedangkan di lain pihak ada banyak orang yang berusaha keras untuk dapetin uang, tanpa mempedulikan waktu, bahkan mereka rela melakukannya sampai subuh, hanya karena mereka ingin bertahan hidup.

Atau para petani yang berusaha keras menunggu panen mereka, setelah mereka bekerja berbulan-bulan, ternyata hasil panen mereka gagal karena banjir. Kalaupun panen mereka berhasil & mereka mengolah padi menjadi butiran beras dan tahukah kamu bahwa setiap bulir beras mereka masukkan ke dalam satu kaleng kerupuk dan hanya dihargai Rp.5.000. Padahal untuk mendapatkan beras sebanyak satu kaleng kerupuk itu dibutuhkan berkilo-kilo padi.

Seringkali gw berdoa dengan sedihnya, dan gw bertanya apa yang bisa gw lakuin. Di suatu kesempatan, gw n temen-temen bisa melayani n mengunjungi orang-orang yang tinggal di pinggir rel kereta. Tanpa mempedulikan kesusahan mereka, mereka begitu senang & gembira melihat kedatangan kami. Suara kereta yang selalu melewati rumah kardus mereka, kesulitan ekonomi yang mereka hadapi sepertinya sirna ketika kami datang melayani mereka. Tapi, setelah kami pulang, apa yang mereka akan lakukan? Hati gw sedih setiap kali melihat orang-orang yang terlupakan ini?

Sedih aja ngga cukup. Apa yang bisa kita perbuat? Apa yang bisa kita lakukan buat menolong mereka? Apakah kita terlalu sibuk dengan pribadi kita, sampai kita ngga peduli dengan orang-orang ini? Rasa kasihan n simpati, itu ngga cukup. Hati gw bener-bener hancur melihat hal ini. Tapi, apakah kita peduli dengan keadaan mereka?

“For he shall deliver the needy when he cries;and the poor with no helper. He shall have pity on the poor and needy, and shall save the souls of the needy.�

http://bluejoe.blogs.friendster.com/thevision/

« back

Home | Profile | News & Events | Articles | Products | Churches | Contact Us | F A Q

| Books | Bible | Audio Visual | Gifts |

©2013 VISI CHRISTIAN STORE ONLINE - Developed by net-dsign | Modified By ( WAYNE )IT DEPARTMENT .