Sense and Sensuality
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
... aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun ...."
SALOMOPENGKHOTBAH 2:10
MENGAPA versus MENGAPA TIDAK?
MENGAPA ALLAH MENEMPATKAN KITA DI DALAM DUNIA YANG PENUH DENGAN KENIKMATAN INI JIKA BUKAN UNTUK MENGEJAR SEMUANYA?
Di dalam sebuah percakapan imaginatif, Oscar Wilde meminta Yesus Kristus untuk merespons pertanyaan-pertanyaannya seputar pilihan hidup yang kritis. Percakapan mereka secara jelas menggambarkan argumentasi-argumentasi dan pertentangan antara usaha mengejar kenikmatan dengan pertimbangan-pertimb moral.
Penulis naskah, pemain drama, penulis puisi dan kritikus—Wilde secara terbuka menantang budaya dan adat istiadat masyarakat Barat. Gaya bahasanya di dalam percakapan ini berprinsip "jika rasanya enak, lakuk saja", yang mana merupakan filsafat humaniora yang masih berlaku dalam dunia pada zaman sekarang ini.
JADI APAKAH YANG DIKATAKAN YESUS?





F A Q