Visi Christian Bookstore
USER LOGIN
BENEFITS
  1. Semua produk diskon sampai 20%
  2. Gratis ongkos kirim untuk pengiriman ke wilayah Kota Bandung (kecuali Cimahi)
  3. Jaminan uang kembali
SERVICES
  1. Jika Produk tidak tersedia, silahkan pesan melalui email ke webadmin@visi-
    bookstore.com
  2. Pesanan via telp / sms hubungi : 08157003128
TESTIMONIAL
  • Jani Hutagalung (Penyanyi Rohani,Bank Lippo Cab. Melawai)

    "Puji Tuhan, .... Suasana yg hangat dan ramah tersirat dari setiap pelayanan Toko Buku Rohani ini, Tuhan Yesus Memberkati"
  • Johanes "Joe-Nazareth" Octavianus (Penyiar & Account Executive Radio Maestro)

    "Tokonya keren abis, buku-bukunya lengkap, VCD Importnya mantap. Butuh apalagi, pokoknya semua keperluan rohani kita terpenuhi disini. Ngga rugi dech!"
  • Mawar Simorangkir (Penyanyi Rohani)

    "Cukup baik & penataan tokonya bagus,SUKSES!"
Seri PA Remaja - Bintang
Seri KK Pemuda - Mentari
Cahaya Bagi Negeri Indonesia
zondervan
Promote Your Banner Here
Product  » Books » Katolik

Ibu, Saya Kehilangan Iman
Category : Katolik
Author/Artist : A. Sudiarja SJ
Publisher : Pustaka Logos
Softcover : 44 pages
Language : Indonesia
Dimension : 11 x 18 cm
Weight : 70 grams
ISBN : 9789793239347
Price : Rp 12.500 ,-
Rp 10.000 ,-
(Disc. 20%)
Bonus : -

(MAAF UNTUK SEMENTARA STOCK HABIS)

Pastor pun dipanggil dan Mary diajak diskusi untuk menjelaskan ketidakpercayaan pada Tuhan dan untuk memulihkan imannya. Tentu saja marry tidak bisa berkutik, karena perasaan kehilangan iman itu datang begitu saja tanpa direkayasa. Ia tak sanggup menjelaskan pernyataan, tetapi juga tidak sanggup menerima argumentasi pastor yang ingin memaksakan Pemikirannya. Dan tinggallah Mary sendiri dalam keputusannya. Pendidikan agama di masa kecil sangat penting. Agama (atau lebih tepat para pendidik agama) yang kurang percaya diri (barang kali juga kurang percaya, bahwa Tuhan mampu menyelenggarakan dengan cara lain) memaksakan nilai-nilai agama dengan kekerasan. Seolah dengan kekerasan, iman dapat tumbuh dan berakar. Dari ceritera McCarthy ini, tampak bahwa sebaliknya yang terjadi.

« back