Ada Pengharapan
|
perlu ditambah rasa putus asa. Penyakit Anda bisa jadi awal hidup
yang sejati. Menyingkapkan kekayaan cara penyembuhan dan keutuh-
an, membuat Anda menemukan diri, baik sembuh ataupun tidak.
soya hanya ingin dengan Lulus ikhlas membagikan apapun yang hingga
kini telah menolong saya. Ambillah yang berguna dan relevan bagi
Anda, dan sisihkan apa yang tidak cocok. -Robert Hillman
ADA PENGHARAPAN ditulis kala Robert Hillman berjuang
melawan kanker, limfoma non-Hodgkin, yang "tak tersembuhkan".
Semangatnya bahwa ADA PENGHARAPAN sejati, keinginannya
berbagi ke siapa pun, yang sakit maupun yang merawat, menjiwai
buku ini, menggerakkan kami menerbitkan buku ini bagi Anda.
Robert J Hillman BA, BD, PhD, sehat sederhana, jadi pola hidupnya
sejak menderita kanker. Ingin sembuh jadi motivator terkuatnya me-
neliti cara penyembuhan, mutu dan keutuhan hidup. Itu dia bagikan
ke sesama penderita, dan yang merawat, baik langsung maupun lewat
buku yang ditulisnya.
Coral Chamberlain MSc, PhD, dulu periset biomedis, membantu me-
nyelesaikan penulisan buku ini di kala menulis menjadi sulit bagi Penulis.
Pengharapan adalah sebuah kata indah yang dibutuhkan
setiap manusia untuk tetap bertahan hidup.
Buku yang ditulis oleh seorang survivor kanker ini patut dibaca,
karena dapat membangkitkan semangat bagi setiap pembacanya,
tidak hanya bagi pasien kanker.
dr Rebecca N. Angka, M. Biomed.
Koordinator support group kanker Yayasan Kanker Indonesia, Jakarta
Pantang menyerah gampang diucapkan saat kita sehat.
Panik dan putus asa menguasai, saat kita atau orang terdekat,
diserang kanker yang sangat ditakuti setiap manusia.
Pengharapan, satu-satunya obat termanjur untuk menghadapinya.
Buku ADA PENGHARAPAN patut dibaca setiap penderita kanker,
atau orang terdekatnya,
agar mendapat pencerahan dan kekuatan dalam hidupnya





F A Q