MANUSIA DAN KEBENARAN
|
(MAAF UNTUK SEMENTARA STOCK HABIS)
Masalah kebenaran selalu aktual. Orang dapat memutlakan
kebenaran yang diyakininya. Perang, terorisme, perselisihan sangat sering
berpangkal pada pemutlakan pandangan peribadi atau kelompok tertentu . Dengan
memutlakan pandangan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan memutlakan
pandangan sendiri, pandangan orang lain dilihat sebagai ancaman yang harus
ditaklukan atau bahkan dihapuskan. Inilah yang disebut fundalisme atau
dogmatisme. Sikap merelatifkan segalanya secara ekstrem. Relativisme, yakni
ketika orang merelatifkan segalanya secara ekstrem. Relativisme menghapus sifat
mutlak dan umum. Norma-norma tidak diakui lagi. Individulah yang menentukan
apakah sesuatu benar atau tidak, baik atau tidak.
Ada dua masalah yang merupakan bagian paling pokok dalam
pembahasan ini. Yang pertama adalah masalah “persesuaian� pengetahuan dengan
kenyataan. Yang kedua adalah masalah verifikasi, perihal kompetensi ilmu dan
keterbatasannya. Pembahasan terfokus pada masalah kebenaran dengan
sifat-sifatnya yang dinamis, paradoksal, dan multidimensional. Pertentangan
antara mutlak dan relative bukanlah pertentangan yang kontradiktris, melainkan
bersifat paradoksal. Sifat-sifat kepada kebenaran yang dinamis, paradoksal, dan
multidimensional. Pertentangan tidak boleh dihapuskan dengan memilih yang satu
dan menolak yang lain. Dua kebenaran itu bertentangan, namun hanya benar dalm
kesatuannya.





F A Q


